𝗙𝗜𝗥𝗠𝗔𝗡 𝗧𝗨𝗛𝗔𝗡
(𝗔𝗠𝗦𝗔𝗟
𝟭𝟯:𝟭𝟯)
"Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi
siapa takut akan perintah, akan menerima balasan."
Sikap Hati terhadap Firman Tuhan
Ayat ini menyoroti dua sikap:
·
Meremehkan firman → membawa akibat
·
Menghormati firman → membawa berkat
·
Meremehkan firman bukan hanya menolak Alkitab,
tetapi juga:
Tidak mau
taat
Menunda melakukan kebenaran
Menganggap firman tidak relevan
Banyak orang ingin berkat Tuhan, tetapi tidak mau hidup di bawah
otoritas firman-Nya.
Firman Tuhan
Bukan untuk Didengar Saja
Firman Tuhan bukan sekadar:
·
Pengetahuan rohani
·
Bahan renungan
·
Kata-kata penghiburan
·
Firman adalah petunjuk hidup.
Kalau diabaikan, akibatnya nyata:
·
Hidup kacau
·
Keputusan salah
·
Hubungan rusak
·
Hati jauh dari Tuhan
Akibat bukan karena Tuhan jahat, tetapi karena kita keluar dari
jalan-Nya.
Takut akan
Firman = Hormat + Taat
“Takut akan perintah” berarti:
·
Menghormati firman
·
Menjadikannya standar hidup
·
Mau dikoreksi
Orang yang takut akan firman:
·
Lebih berhati-hati dalam berkata
·
Bijak dalam memilih jalan
·
Tidak sembarangan hidup
Dan Alkitab berkata: akan menerima balasan — bukan hanya di sorga,
tetapi juga dalam hidup sehari-hari: damai, hikmat, dan pertolongan Tuhan.
Ujian
Ketaatan Itu Praktis
Ketaatan kepada firman terlihat dalam hal sederhana:
·
Mengampuni saat disakiti
·
Jujur saat ada kesempatan curang
·
Tetap setia saat tidak dilihat orang
·
Berdoa saat lelah
·
Ketaatan kecil menghasilkan berkat besar.
Penutup
Amsal 13:13 mengingatkan kita:
Hidup kita ditentukan oleh sikap terhadap firman Tuhan.
Bukan seberapa sering kita mendengar firman, tetapi seberapa dalam kita
menaatinya.
Doa
Tuhan, ampuni jika aku sering mendengar firman-Mu tetapi tidak
melakukannya.
Berikan aku hati yang takut akan Engkau, yang menghormati firman-Mu dan
hidup dalam ketaatan. Tolong aku menjadikan firman-Mu sebagai dasar hidupku
setiap hari. Amin. CG YP





